Dengan Menulis Aku Berpetualang

Resume Belajar Menulis Gel.2
Bersama Om Jay
Pertemuan 13
Senin,17 Februari 2020
Narasumber  :Ibu Hati Nurahayu
Moderator      :Ibu Hidmi
                           Gramatolina
                           Ramadhayani
Oleh                 :Bergita Kapa
Materi             :Menulis dan 
                          Menerbitkan Buku

Pada pertemuan ini kami awali dengan doa bersama.
Ibu Hati Nurahayu memperkenalkan diri dan menceritakan pengalamannya.
Ibu Hati Nurahayu sosok penulis yang menginspirasi bagi siapa saja.
Ibu Hati memiliki banyak pengalaman menulis meskipun Beliau mengatakan sama-sama belajar. Ibu Hati begitu rendah hati menyampaikan sejuta pengalaman yang dialaminya.
Menurut Ibu Hati sebenarnya menulis itu banyak ceritanya, belum mahir dalam menulis, namun Beliau berusaha mengikuti alur jenis penulisan dan menulis apa yang menurut  Beliau bisa, dan sesuai apa yang disukai atau disenangi.

Menulis merupakan hobi, awalnya Beliau mencoba menulis dan masukkan ke majalah akhirnya Beliau berhasil. Walau tidak ada kepentingan untuk naik pangkat beliau tetap menulis termasuk menulis PTK.
Beliau diberi kepercayaan untuk mengikuti seminar Internasional Sains dan menjadi pemakala perwakilan JABAR hal ini sangat luar biasa. Pada tahun 2008 beliau ditawarkan untuk memasukan block qrant dimana para guru yang ada menganggap tidak mungkin, tetapi bagi beliau mungkin sekali,
meskipun hanya iseng dan akhirnya diterima.

Beliau juga menulis PTK dan diajukan setiap tahunnya diterima di tingkat Nasional dari tahun 2015-2019. Kegiatan diseminasi literasi tahun 2017 merupakan ajang keberuntungan karena Beliau menulis narasi
"Peuyeum Bandung," yang berkaitan dengan sains teknologi konfensional yang membawa Beliau memperoleh keberuntungan. Kata Beliau dengan berkarya kita bisa mendapat rezeki.
Kegiatan menulis mengisi waktu saat sudah menyelesaikan satu pekerjaan, juga untuk refreshing otak. Beliau juga sebagai penjajah buku ke penerbit Mayor.
Saat diseminasi literasi Beliau menjadi pemenang terbaik 1 dengan mengangkat budaya lokal. Beliau mengambil ide karena mau mengangkat sains bioteknologi dengan narasi. Peuyeum bandung itu ada nilai mengangkat kearifan lokal, karakter, religi, keterampilan, disatupadukan.

Selain menulis tentang budaya lokal Beliau juga membuat puisi, sebagai rangkuman isi cerita. Dengan menulis aku bertualang itulah motto Beliau. Menulis yang awalnya tak bisa menjadi bisa baik menulis puisi, penelitian, cerita dan lain-lain.
Menulis bukan target tetapi menulis karena ide bermunculan.
Menulis PTK menjadi buku, menulis puisi dan menggubah menjadi video sederhana.
Bunda sangat menginspirasi bagi kami peserta membangun dialog dengan narasi yang indah, dengan tampilan video yang unik, juga sebagai editor.

Dari pemaparan materi tersebut dapat disimpulkan :
1. Intinya menulis saja apa yang kita
    mau, dan ada di benak kita.
2. Ikuti sistematika penulisan arah
    tulisan yang akan kita buat.
3. Buat fokus pada buku yang
    dirancang kalau mau membuat
    buku. Buat apa saja yang akan
    kita tuliskan outlinenya dibuat
    dulu.

Dengan menulis aku berpetualang mau mencoba hal yang menurut kita tidak mungkin, dan kita punya sikap dan cara tersendiri dalam menyelesaikan karya kita. Hasil lihat saja nanti niatnya berkarya dan berkarya.
Pertemuan ini juga diakhiri dengan doa.

"Tidak semua orang bisa menulis,tidak semua orang bisa menerbitkan buku,"
Terimakasih @Ibu Hati Nurahayu sosok inspiratif.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut tulisan di blog dan internet menjadi buku yang menarik