Membangun Dan Mengelolah Sekolah Insan Kamil

Resume Belajar Menulis Gel.2
Bersama Om Jay
Pertemuan 10
Selasa, 11 Februari 2020
Narasumber  : Dra.Betti     
                            Risnalenni, MM
Moderator      : Bapak Faig
                            Aminuddin

Awal pertemuan moderator menyapa kami dan memperkenalkan diri. Dengan nama Faig Aminuddin sebagai pelayan pelajar di MTs NU ITB Tedunan Wedung Demak. Beliau memperkenalkan narasumber kami Ibu Dra. Betti Risnalenni,MM.
Materi yang akan dibawakan yakni membangun dan mengelola sekolah Insan Kamil. Pertemuan ini diawali dengan doa.
Ibu Betti menceritakan pengalaman awalnya mulai mendirikan sekolah didahului dengan mendirikan kursus. Kursus tersebut diberi nama Aritmatika yang didirikan pada tahun 1996.
Memulai kursusnya dengan menginduk ke pusat kursus YAI namanya Friendchise 10 jt pada 1996. Enam bulan berdiri muridnya cuman 3 orang. Pada tahun 1998 Ibu Betti membuat buku sendiri dan bisa menjualnya dengan harga 10 ribu. Saat itu kursusnya mulai berkembang, di Bekasi mempunyai 24 cabang.

Pada tahun 2003 salah satu cabang ingin membuat TK dan meminta beliau untuk membantunya. Singkat cerita buku dan permodalan serta persuratannya dibantu dengan akte yang dimiliki yaitu Yayasan Insan Kamil.
Ibu Betti mendirikan kursus Aritmatika dengan motivasi sebenarnya pelarian dan sedang mencari-cari lapangan kerja sendiri karena beliau baru berhenti mengajar dari satu Yayasan pendidikan juga. Berhenti karena ingin ada waktu untuk anak.

Menurut Ibu Betti membuat suatu lembaga itu ternyata banyak tantangan dan kita perlu cari solusinya, karena Aritmatika itu berhubungan dengan angka,jadi buat saya itu sangat menarik.
Selanjutnya pada tahun 2003 dimulailah mendirikan TPA dan TK dengan cara bersama-sama dengan temannya 3 bulan TK berjalan temannya mundur karena dia rasa membuat sekolah itu rugi.
Akhirnya Ibu Betti melanjutkannya sendiri. Tempat pelaksanaan KBM dimulai dari sebuah rumah kontrakan. Beliau nekat,karena kenekatan itulah akhirnya jadilah sekolah itu sampai sekarang.
Awal berdiri murid 33 orang pada tahun 2004 didirkan SD berkat permintaan orang tua murid yang anaknya ingin lanjut di sekolah Insan Kamil.

Ibu Betti hebat bisa mendirikan suatu Lembaga Pendidikan meskipun ada tantangan, karena tidak semua orang bisa mendirikan Lembaga Pendidikan atau satu Yayasan apalagi di zaman sekarang ini. Mendirikan sekolah pada saat sekarang harus dipikir secara matang karena sekolah bagus banyak dan sekolah gratis pun banyak, jadi banyak saingan.

Semua pada intinya adalah komitmen dan keyakinan akan sesuatu, walaupun badai menghadang pasti akan baik-baik saja jika tetap berpegang teguh pada fondasi hati.

Pada awal mendirikan sekolah tidak pernah terfikir untuk mendapatkan profit. Seiring dengan berjalannya waktu beliau bisa mendapatkan profit dalam bentuk apapun.
Pikirannya saat itu yang sekolah di tempat yang bagus itu hanya orang kaya itu biasa sedangkan orang miskin hanya di tempat yang jelek itu juga biasa. Kapan orang miskin dapat belajar di tempat bagus itukan yang luar biasa. Ini semua guru bisa merealisasikannya.

Kursus Aritmatika yang didirikan berkaitan dengan angka-angka ,dengan maksud membuat angka tidak menakutkan bagi anak-anak karena anak-anak takut pelajaran matematika. Didalam Aritmatika ini anak bergaulnya dengan angka juga bantuan alat yang namanya sempoah, sehingga menghitungnya lebih gampang.
Ini bukan belajar matematika tapi hanya menghitung tambah, kurang, kali dan bagi. Dimulai dari menggunakan sempoah dan lama kelamaan sempoah itu hanya dalam bayangan saja. Sebenarnya program tersebut untuk mengoptimalkan fungsi otak kanan tapi dampaknya anak bisa menghitung dengan cepat walau tanpa alat lagi.
Dari hasil menulis buku Aritmatika Ibu Betti bisa menjadi guru teladan dan kepala sekolah berprestasi.

Membangun sekolah harus punya ciri atau kekhasan sendiri, harus fokus dan tidak gampang menyerah.
Pada tahun 2015 Ibu Betti dinobatkan jadi Ibu inspiratif versi nova. Selain itu muridnya juga jadi duta baca Jawa Barat.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan :
Kita harus menikmati perjalanan hidup kita. Apabila kita sebagai seorang guru maka jadilah guru yang hebat dan inovatif.
Jika kita melakukan kegiatan atau pekerjaan, maka lakukanlah dengan cara yang terbaik. Dan kita jangan ragu untuk melakukan kebaikan, karena bila kita melakukan suatu kebaikan Allah pasti akan memberikan jalan untuk kita.


                         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut tulisan di blog dan internet menjadi buku yang menarik

Dengan Menulis Aku Berpetualang