Menulis Buku
Resume Belajar Menulis Gel.2
Bersama Om Jay
Pertemuan 12
Sabtu, 15 Februari 2020
Narasumber : Bapak Alpiyanto
Moderator : Bapak Wijaya
Kusumah
Oleh : Bergita Kapa
Bapak Alpiyanto sebagai praktisi pendidikan,konsultan pendidikan,pengagas, juga sebagai penulis.
Beliau menuliskan beberapa buku adapun judul buku yang menjadi inspirasi bagi saya yakni rahasia indahnya menjual dengan hati, menjadi guru dan orangtua yang dirindukan, doa-doa yang terjawab. Semua berlandaskan pada hati. Hati yang menyimpan segala niat, kerinduaan, keikhlasan untuk meraih sukses. Sukses bukan saja dengan berharap tetapi butuh komitmen dan perjuangan.
Beliau memiliki Pengalaman yang hebat dalam menuliskan bukunya meskipun tulisannya ditolak oleh penerbit. Pengalaman menulisnya antara lain awalnya hanya catatan kecil dibuku catatan. Akhirnya terinspirasi untuk menulis dan mengikuti pelatihan menulis selama 2 hari. Beliau terinspirasi dengan trainernya.
Ketika tulisannya dibaca dan mengatakan bahwa tulisannya kalau jadi buku maka akan best seller. Padahal baru menulis 5 baris. Sejak itu beliau senang menulis. Bagi beliau yang paling menarik adalah rahasia menulis, yaitu kalau menulis, menulislah tidak boleh dibaca, dibaca ketika keesokan harinya. Karena kalau dibaca maka tidak akan pernah jadi.
Untuk menulis buku beliau lebih memilih pada buku yang bersifat How To karena lebih mudah menurut dan sangat dibutuhkan orang.
Kunci utama dari menulis adalah tekad yang kuat dan keberanian.
Ide untuk menulis biasanya diangkat dari pengalaman pribadinya sebagai guru, mendengarkan keluhan teman-teman, dan memberi kertas kepada peserta pelatihan tentang apa harapan mereka mengikuti pelatihan dan apa masalahnya. Ditulis sesuai dengan konteks kekinian sehingga menjadi aktual.
Sosok beliau adalah orangnya pendiam, kurang gaul, pemalu, kurang PD, lebih suka sendiri, gagap. Tetapi dengan kehebatannya nenulis buku beliau sering diundang orang untuk memberikan seminar.
Buku yang ditulis lebih banyak pada pengalaman yang dialaminya. Selain menulis beliau juga diminta untuk memberikan pelatihan menulis buku, menulislah dari pengalaman karena menulis dari pengalaman lebih mudah dari tersenyum.
Tulisan-tulisan yang disajikan lebih tertarik tentang HATI, sehingga hampir semua buku dan pelatihan lebih pendekatan hati. Hampir setiap buku ada pelatihannya. Khusus untuk pendidikan rahasia mudah mendidik dengan hati, kalau parenting menjadi orangtua yang dirindukan anak-anak dan keluarga.
Kalau kesehatan terapi dengan hati untuk marketing rahasia indahnya menjual dan mencari rezeki dengan hati.
Mendidik dengan hati (rasa) :
- Diterima
- Dihargai
- Disayang
- Dimuliakan
- Dibahagiakan
- Didengarkan perasaan hatinya
- Dididik untuk menjadi dirinya
sendiri.
Dari pemaparan materi di atas
dapat disimpulkan antara lain :
1. Menulislah dari apa yang
dialami maka tulisan akan
mengalir dengan sendirinya.
2. Jadikan buku itu dibuatkan
pelatihan agar pemasarannya
lebih mudah.
3. Perbanyak testimonia dengan
mempraktekkan karena itu
adalah magnet yang akan
menjadi nilai jual.
Hati menyimpan keindahan, hati menyimpan ketenangan.
Tiada kata yang paling indah yang saya ucapkan hanyalah ucapan kata sederhana "Terimakasih," kepada Bapak Alpiyanto yang telah membagi ilmunya.
Bersama Om Jay
Pertemuan 12
Sabtu, 15 Februari 2020
Narasumber : Bapak Alpiyanto
Moderator : Bapak Wijaya
Kusumah
Oleh : Bergita Kapa
Bapak Alpiyanto sebagai praktisi pendidikan,konsultan pendidikan,pengagas, juga sebagai penulis.
Beliau menuliskan beberapa buku adapun judul buku yang menjadi inspirasi bagi saya yakni rahasia indahnya menjual dengan hati, menjadi guru dan orangtua yang dirindukan, doa-doa yang terjawab. Semua berlandaskan pada hati. Hati yang menyimpan segala niat, kerinduaan, keikhlasan untuk meraih sukses. Sukses bukan saja dengan berharap tetapi butuh komitmen dan perjuangan.
Beliau memiliki Pengalaman yang hebat dalam menuliskan bukunya meskipun tulisannya ditolak oleh penerbit. Pengalaman menulisnya antara lain awalnya hanya catatan kecil dibuku catatan. Akhirnya terinspirasi untuk menulis dan mengikuti pelatihan menulis selama 2 hari. Beliau terinspirasi dengan trainernya.
Ketika tulisannya dibaca dan mengatakan bahwa tulisannya kalau jadi buku maka akan best seller. Padahal baru menulis 5 baris. Sejak itu beliau senang menulis. Bagi beliau yang paling menarik adalah rahasia menulis, yaitu kalau menulis, menulislah tidak boleh dibaca, dibaca ketika keesokan harinya. Karena kalau dibaca maka tidak akan pernah jadi.
Untuk menulis buku beliau lebih memilih pada buku yang bersifat How To karena lebih mudah menurut dan sangat dibutuhkan orang.
Kunci utama dari menulis adalah tekad yang kuat dan keberanian.
Ide untuk menulis biasanya diangkat dari pengalaman pribadinya sebagai guru, mendengarkan keluhan teman-teman, dan memberi kertas kepada peserta pelatihan tentang apa harapan mereka mengikuti pelatihan dan apa masalahnya. Ditulis sesuai dengan konteks kekinian sehingga menjadi aktual.
Sosok beliau adalah orangnya pendiam, kurang gaul, pemalu, kurang PD, lebih suka sendiri, gagap. Tetapi dengan kehebatannya nenulis buku beliau sering diundang orang untuk memberikan seminar.
Buku yang ditulis lebih banyak pada pengalaman yang dialaminya. Selain menulis beliau juga diminta untuk memberikan pelatihan menulis buku, menulislah dari pengalaman karena menulis dari pengalaman lebih mudah dari tersenyum.
Tulisan-tulisan yang disajikan lebih tertarik tentang HATI, sehingga hampir semua buku dan pelatihan lebih pendekatan hati. Hampir setiap buku ada pelatihannya. Khusus untuk pendidikan rahasia mudah mendidik dengan hati, kalau parenting menjadi orangtua yang dirindukan anak-anak dan keluarga.
Kalau kesehatan terapi dengan hati untuk marketing rahasia indahnya menjual dan mencari rezeki dengan hati.
Mendidik dengan hati (rasa) :
- Diterima
- Dihargai
- Disayang
- Dimuliakan
- Dibahagiakan
- Didengarkan perasaan hatinya
- Dididik untuk menjadi dirinya
sendiri.
Dari pemaparan materi di atas
dapat disimpulkan antara lain :
1. Menulislah dari apa yang
dialami maka tulisan akan
mengalir dengan sendirinya.
2. Jadikan buku itu dibuatkan
pelatihan agar pemasarannya
lebih mudah.
3. Perbanyak testimonia dengan
mempraktekkan karena itu
adalah magnet yang akan
menjadi nilai jual.
Hati menyimpan keindahan, hati menyimpan ketenangan.
Tiada kata yang paling indah yang saya ucapkan hanyalah ucapan kata sederhana "Terimakasih," kepada Bapak Alpiyanto yang telah membagi ilmunya.
keren dan lengkap resumenya
BalasHapusTerimakasih Om Jay
BalasHapus